Malam Pertama Di Alam Kubur

Bookmark and Share

Kudatangi sebuah kubur, lalu kutanyakan padanya,"dimanakah para pembesar dan orang-orang yang hina?"
kudatangi sebuah kubur. kubur para pemimpin dan rakyatnya.
Kubur para tuan dan budaknya.
kuburan orang-orang miskin dan dan orang kaya.........
lalu kutanyakan padanya,"manakah yang mulia dan yang hina.?"
semua terdiam membisu, tak ada jawaban. mereka mati tanpa bisa memberi jawab,
"wahai yang selalu meminta manusia yang telah berlalu, mengapa tidak meminta iktibar di masa lalu?"
engkau menikmati pagi dan sore dalam kemegahan, lalu kau rusak keindahan itu."
apakah kamu melihat perbedaan kuburan seorang pemimpin dan kuburan lainnya.?"
apakah di dalam kubur seorang pemimpin ada emas dan perak.
Demi Allah, ia telah  meningggalkan kerajaan, istana, tentara dan semua yang ia miliki. KIni Ia hanya berbalut sehelai kain kafan, sebagaimana kita, untuk kemudian ditanam di dalam tanah.
Engkau dilahirkan ibumu dalam keadaan menagis dan menjerit, sementara manusia tertawa bahagia.
Maka berusahalah agar ketika hari kematianmu. mereka menangis, sementara dirimu tersenyum bahagia.
wahai sahabatku.....? tetaplah mencari iktibar dari setipa kejadian yang ada.
terkadang kita lupa akan suatu masa
di mana masa yang tak akan pernah kembali
tiada terkenang suatu suka, tawa dan ceria
namun hanya duka, penyesalan dan kesendirian yang tersisa.
manusia tertawa dengan ceria seakan lupa akan terbungkamnya mata dan mulut
mulut menganga, menggeliat dan menjerit
ataukah mulut yang akan mengucapa kerinduan
sembari mengucapa Lailaahaillah
ketika sakaratul maut menjemput
wahai jasad, apa yang telah engkau lakukan
banyak orang meminta pertolongan sementara engkau engggan menolongnya
padahal engkau mampu.
banyak orang yang sakit hatinya karena pisau-pisau ucapanmu.
berapa banyak orang menangis pilu ditengah kebahagianmu.

berapa banyak dosa yangb telah engkau perbuat wahai.....jiwa
apakah hatimu seindah penampilanmu
ataukah sebusuk kotoraan-kotoranmu
apakah hatimu selembut manis ucapanmu.
ataukah sekotor-kotornya daki- daki yang melekat di tubuh mu.
wahai manusia.....?
wahai sahabatku...........? ingatlah akan masa itu....., hanya amalan yang akan menolongmu.?
dan Rahmat dari Sang Pemilik Hati dan Pencinta Umatnya.....

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar